Jumat, 27 Agustus 2010

Pertandingan Mewarna dan Melukis CVS

Aku ditugaskan untuk menguruskan pertandingan mewarna..

Rabu, 18 Agustus 2010

KELEBIHAN PUASA DARI SUDUT SAINS

Puasa memiliki banyak hikmah dan manfaat untuk tubuh, ketenangan jiwa, dan kecantikan. Semasa berpuasa, organ-organ tubuh dapat beristirehat dan sel dalam tubuh boleh berkumpul untuk bertahan. Puasa juga boleh mengeluarkan kotoran, toksin/racun dari dalam tubuh, meremajakan sel-sel tubuh dan menggantikan sel-sel tubuh yang sudah rosak dengan yang baru serta untuk memperbaiki fungsi hormon, menjadikan kulit sihat dan meningkatkan daya tahan tubuh kerana manusia mempunyai kemampuan terapi secara semulajadi.

Puasa dapat membuat kulit menjadi segar, sihat, lembut, dan berseri. Kerana setiap saat tubuh mengalami metabolisme tenaga, iaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi tenaga potensi dalam tubuh. Sisanya akan disimpan di dalam tubuh, sel ginjal, sel kulit dan kelopak mata serta dalam bentuk lemak dan glikogen.

Beberapa cendekiawan telah melakukan beberapa ujian tentang puasa diantaranya secara ringkas dibawah ini:

1. Allan Cott, M.D.,
Seorang pakar dari Amerika Syarikat, telah menghimpun hasil pengamatan dan penelitian para ilmuwan berbagai negara, lalu menghimpunnya dalam sebuah buku Why Fast iaitu berbagai hikmah puasa, antara lain: a. To feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fizikal dan mental).
b. To look and feel younger (merasa lebih muda).
c. To clean out the body (membersihkan badan)
d. To lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak.
e. To get more out of sex (lebih mampu mengendalikan seks).
f. To let the body health itself (membuat badan sihat dengan sendirinya).
g. To relieve tension (mengendurkan ketegangan jiwa).
h. To sharp the senses (menajamkan fungsi sense).
i. To gain control of oneself (memperolehi kemampuan mengendalikan diri sendiri).
j. To slow the aging process (memperlambat proses penuaan).

2. Dr. Yuri Nikolayev
Pengarah bahagian diet di Moscow menilai kemampuan untuk berpuasa yang mengakibatkan orang yang menjalaninya boleh menjadi awet muda, sebagai suatu penemuan (ilmu) terbesar abad ini. Beliau mengatakan: what do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting. (Menurut pendapat anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fizikal, mental, dan spiritual, melalui puasa yang rasional).

3. Alvenia M. FultonDirektor Lembaga Makanan Sihat “Fultonia” di Amerika Syarikat menyatakan bahawa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara semulajadi. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier, it brings grace charm and poice, it normalizes female functions and reshapes the body contour).

4. Muzam MG, Ali M.N dan Husain
Berpendapat bahawa puasa juga selamat untuk pesakit yang mempunyai gangguan ulser. Penelitian dilakukan oleh Muzam MG, Ali M.N dan Husain dalam tindakan terhadap kesan puasa ramadhan terhadap sakit perut.

5. Elson M. Haas M.D.
Direktor Medical Centre of Marin (sejak 1984) mengatakan dalam puasa merupakan bahagian dari trilogy nutrision, balancing, building( toning). Elson percaya bahwa puasa adalah bahagian yang hilang “missing link” dalam diet di dunia barat. Kebanyakan orang di barat over eating atau terlalu banyak makan, makan dengan protein yang berlebihan dan lemak yang berlebihan. Sehingga ia menyarankan agar orang lain mulai mengatur makanannya agar lebih seimbang dan mulai berpuasa, kerana puasa bermanfaat sebagai: purifikasi, peremajaan, istirahat pada organ pencernaan, anti aging, mengurangi alergi, mengurangi berat badan, mengawal mental dan emosi, perubahan kebiasaan dari kebiasaan makan yang buruk menjadi lebih seimbang dan lebih terkawall, meningkatkan daya tahan tubuh.

Puasa dapat mengubati penyakit seperti Influeza, bronkitis, diare, konstipasi, alergi makanan, asma, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker, epilepsi, sakit pada punggung, sakit mental, angina pectoris (sakit dada kerana jantung), panas dan insomnia.

6. Dr Sabah al-Baqir dan kawan-kawan
Mengatakan bahawa puasa dapat mengurangi jumlah hormon melawan stress. Dia bersama kumpulan dari Falkuti kedoktoran Universiti King Saud yang melakukan studi terhadap hormon prolaktin, insulin dan kortisol, pada tujuh orang laki-laki yang berpuasa sebagai sampel. Hasilnya bahawa tidak ada perubahan signifikan pada level kortisol. Prolaktin, dan insulin. Ini menunjukkan bahawa puasa bulan ramadhan bukanlah pekerjaan yang memberatkan, dan tidak mengakibatkan tekanan mental maupun saraf.

7. Dr Riyadh Sulaiman dan kawan-kawan
Tahun 1990 dari RS Universiti King Khalid, Riyadh Saudi melakukan penelitian terhadap pengaruh puasa Ramadhan terhadap 47 penderita diabetes tahap kedua (pesakit yang tidak tergantung insulin). Dan sejumlah orang sihat. Hasil penelitian menunjukkan bahawa puasa bulan ramadhan tidak menimbulkan penurunan berat badan yang signifikan. Tidak ada pengaruh apapun yang bererti pada kawalan penyakit diabetes diabetes dikalangan penderita ini. Sejauh ini puasa Ramadhan selamat sahaja bagi penderita diabetes sejauh dilakukan dengan kesedaran dan kawalan makanan serta ubat-ubatan.

8. Dr. Muhammad Munib
Dan kawan-kawan dari Turki juga melakukan sebuah kajiselidik terhadap seratus responden muslim, Sampel darah mereka diambil sebelum dan diakhir bulan ramadhan, untuk dilakukan analisis dan pengukuran terhadap kandungan protein, total lemak (total lipid), lemak fosfat, asam lemak bebas, kolesterol, albumin, globulin, gula darah, tryglycerol, dan unsur-unsur pembentuk darah lainnya, dan didapat, antara lain bahwa terjadi penurunan umum pada kadar gula (glukosa) dan tryacyglicerol orang yang berpuasa, terjadinya penurunan parsial dan ringan pada berat badan, tidak terlihat adanya aseton dalam urin, baik dalam awal maupun akhir puasa, sebab sebelum puasa ramadhan, kenyataan ini menegaskan tidak adanya pembentukan zat-zat keton yang berbahaya bagi tubuh selama bulan puasa islam, Dengan keutamaan puasa, glikogen dalam tubuh mengalami peremajaan, memompa gerakan lemak yang tersimpan, sehingga menghasilkan energi yang lebih meningkat.

Sejak zaman dulu puasa dipakai sebagai pengubatan yang terbaik seperti kata Plato bahwa puasa adalah untuk mengubati sakit fizikal dan mental. Philippus Paracelsus mengatakan bahwa “Fasting is the greatest remedy the physician within!”

Puasa sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menangani penyakit, bahkan di Amerika ada pusat puasa yang diberi nama “Fasting Center International, Inc”, Director Dennis Paulson yang berdiri sudah sejak 35 tahun yang lalu, dengan pesakit dari 220 negara. Yang mencadangkan Puasa dalam:
(1) program penurunan berat badan,
(2) mengeluarkan toxin tubuh,
(3) puasa dapat memperbaiki energy, kesehatan mental, kesehatan fisik dan yang paling terpenting meningkatkan kualiti hidup.

SUMBER DARI : http://www.tranungkite.net/v10/modules.php?name=News&file=article&sid=7162

Senin, 09 Agustus 2010

SALAM RAMADHAN 1431H


ALhamdulillah , kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan, bulan Keagungan, bulan dimana terdapat malam istimewa yang bernilai setara dengan seribu bulan. Bersyukur kita masih disampaikan kembali di bulan Ramadhan, tentunya untuk kembali meningkatkan keimanan kita, menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Jadikan ramadhan kali ini sebagai bekal untuk perjalanan kita 11 bulan ke depan. Jadikan bulan ramadhan kali ini sebagai bekal yang lebih baik dibandingkan dengan bekal ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya.

Jumat, 06 Agustus 2010

Persiapan RAMADHAN 1431 Hijrah


Minggu ini merupakan minggu yang terakhir bulan syaaban. Tinggal berapa hari lagi kita akan menyambut bulan ramadhan. Adakah kita sudah mempersiapkan diri untuk menerima kehadiran ramadhan kali ini? Terpulang pada diri masing-masing. Tepuk dada tanyalah iman kita.

Mempersiapkan diri banyak dianjurkan oleh para ulama, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. (dari Sepuluh Langkah Menyambut Ramadhan). Sepuluh langkah yang dianjurkan oleh Baginda adalah:

1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sihat wal afiat. Dengan keadaan sihat, kita boleh melaksanakan ibadah secara maksimum di bulan ini, baik puasa, solat, tilawah, dan zikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahawa Rasulullah saw, apabila masuk bulan Rejab baginda selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rejab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan kurnia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.”
Ertinya: ya Allah, kunriakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan redhai.

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas kurnian Ramadan yang kembali diberikan kepada kita.
Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam keadaan sihat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu syurga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Oleh itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang boleh membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktiviti-aktiviti kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, nescaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan niat dan tekad ingin meninggalkan dosa dan amalan yang buruk.
Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadhan adalah bulan taubat.
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs.
Hadiri majlis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita bersedia untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
- buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta selepas solat subuh dan zuhur.
- membahagikan buku poket atau helaian yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nasuha. Kepada Rasulullah saw, dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, isteri-anak, dan rakan karib, dengan mempererat hubungan silaturrahim. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Dari sebuah Laman http://cahayamuslimah.com/blog/persiapan-ramadhan-1430-h
Diposkan oleh

Minggu, 01 Agustus 2010

KEMPEN KIBAR JALUR GEMILANG



Bertempat di Waterfront Song. Saya dan beberapa orang guru serta staf Sekolah Cardinal Vaughan menyertai Kempen Kibar Jalur Gemilang bagi sambutan hari kemerdekan Malaysia yang ke-53. pelbagai aktiviti diadakan, antaranya ialah senamrobik, merentas desa, cabutan bertuah dan simbolik kibar jalur gemilang oleh Ahli Dewan Undangan Negeri Song. Acara bermula pada pukul 6.30 pagi dan berakhir pada pukul 10.30 pagi..

Semai kecintaan pada negara..Ayuh Kibarkan Jalur Gemilang..